PENINGKATAN EFISIENSI ENERGI PADA SISTEM DISTRIBUSI SUMBERSARI PERUMDA AIR MINUM TUGU TIRTA KOTA MALANG

Authors

  • Galis Asmara Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh November Jawa Timur
  • Adhi Yuniarto Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR
  • Muhammad Sundoro Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR

DOI:

https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i1.178

Keywords:

Efisiensi energi, Variable Speed Drive (VSD), Sistem Distribusi Sumbersari, Specific Energy Consumption (SEC)

Abstract

Pelayanan air minum Kota Malang diselenggarakan oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menggunakan kombinasi sistem perpompaan (73%) dan sistem gravitasi (27%). Dominasi sistem perpompaan mengakibatkan biaya energi di Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang (Rp 478/m3) lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional (Rp 345,77/m3). Lokasi penelitian pada sistem distribusi Sumbersari dipilih karena operasional pompa berjalan selama 24 jam langsung melayani pelanggan. Pompa eksisting beroperasi mengikuti fluktuasi debit penggunaan pelanggan yang mengakibatkan penggunaan energi menjadi tidak efisien. Hal ini terjadi karena pompa beroperasi normal saat pemakaian air minimum pada jam pelayanan minimum (malam hari). Penelitian ini menganalisis peningkatan efisiensi energi pada Sistem Distribusi Sumbersari melalui skema pemasangan Variable Speed Drive (VSD) yang disimulasikan menggunakan aplikasi Epanet 2.0. Hasil analisis teknis menunjukkan bahwa pemasangan VSD dapat meningkatkan efisiensi pada sistem eksisting dengan menghasilkan penghematan tagihan listrik sebesar 10,16% dan Specific Energy Consumption (SEC) meningkat semula 0,38 kWh/m3 menjadi 0,35 kWh/m3.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anindita, G., Setiawan, E., & Syahid, A. (2016). Optimasi Energi pada Motor Induksi 3 Fasa dalam Memproduksi Kebutuhan Air (Studi Kasus di PDAM Karang Pilang Surabaya). Seminar Nasional Maritim, Sains Dan Teknologi Terapan, 01(November), 87–94.

Badan Standardisasi Nasional. (2011). Standar Nasional Indonesia (SNI) 7509:2011 tentang Tata Cara Perencanaan Teknik Jaringan Distribusi dan Unit Pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum. Standar Nasional Indonesia, 28 hal.

Bolognesi, A., Bragalli, C., Lenzi, C., & Artina, S. (2014). Energy efficiency optimization in water distribution systems. Procedia Engineering, 70, 181–190. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2014.02.021

BPPSPAM. (2019). Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM. Kementrian PUPR.

Cabrera, E., Gómez, E., Espert, V., & Cabrera, E. (2017). Strategies to Improve the Energy Efficiency of Pressurized Water Systems. Procedia Engineering, 186, 294–302.https://doi.org/10.1016/j.proeng.2017.03.248

Doe. (2004). Variable Speed Pumping — A Guide to Successful Applications, Executive Summary is the result of a collaboration between the Hydraulic Institute, Europump, and the U.S. Department of Energy’s (DOE) Industrial Technologies Program. A Guide to Variable Speed Pumping, 20.

Moreira, D. F., & Ramos, H. M. (2013). Energy Cost Optimization in a Water Supply System Case Study. Journal of Energy, 2013, 1–9. https://doi.org/10.1155/2013/620698

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27 /PRT /M /2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum

Sunela, M. (2017). Real-Time Control Optimization of Water Distribution System with Storage. https://digi.lib.ttu.ee/i/?9007

Suparno. (2013). Optimisasi Penggunaan Energi Listrik Pada Unit Pengolahan Air Minum Selat Panjang. In Jurnal ELKHA (Vol. 5, Issue 1).

Thollander, P., Karlsson, M., Rohdin, P., Wollin, J., & Rosenqvist, J. (2020). Energy auditing and measurements in practice. In Introduction to Industrial Energy Efficiency (pp. 89–146). Elsevier. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-817247-6.00006-7

Downloads

Published

2022-04-28

How to Cite

Asmara, G. ., Yuniarto, A. ., & Sundoro, M. . (2022). PENINGKATAN EFISIENSI ENERGI PADA SISTEM DISTRIBUSI SUMBERSARI PERUMDA AIR MINUM TUGU TIRTA KOTA MALANG. Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 14(1), 51–58. https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i1.178