Penurunan MBAS (Methylene Blue Active Subtance) Dan Fosfat Dalam Limbah Laundry Dengan Elektrokoagulasi Bioetanol

Authors

  • Rian Mei Kusuma Kusuma Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Mohamad Mirwan Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.33005/envirotek.v16i1.349

Keywords:

Bioetanol, Elektrokoagulasi. Elektrolit Support, Fosfat, Limbah Lundry, MBAS

Abstract

Limbah cair laundry mengandung parameter MBAS dan Fosfat yang tinggi. Hal ini dapat mempengaruhi proses fotosintesis tumbuhan air dan dapat mempengaruhi kualitas badan air. Maka dari itu penelitian ini bertujuan mengatahui efektivitas metode elektrokoagulasi dengan bioethanol sebagai elektrolit dalam mengolah air buangan laundry dalam menurunkan kadar MBAS (Methylene Blue Active Subtance) dan fosfat. Mengetahui kondisi optimal pengolahan air buangan dengan menggunakan metode elektrokoagulasi dengan bioethanol sebagai elektrolit. Kombinasi metode elektrokoagulasi dan penambahan biotenol adalah yang digunakan untuk mengolah dan/atau mengurangi kadar beban pencemar khususnya MBAS dan fosfat yang terkandung dalam limbah laundry agar dapat dibuang ke badan air. Parameter awal yang digunakan dalam penelitian limbah laundry dengan kadar MBAS 263,39 mg/l dan fosfat 16,33 mg/l. Variabel tetap yang digunakan adalah waktu kontak selama 90 menit dan tegangan 12 volt. Hasil pada proses elektrokoagulasi adalah semakin besar tegangan dan semakin lama waktu kontak, maka semakin tinggi persentase penyisihan yang dihasilkan. Persentase penyisihan MBAS sebesar 97,35% dan fosfat 66,93%.  Setelah penambahan volume bioetanol, hasil terbaik pada penambahan sebanyak 20ml dengan persentase penyisihan MBAS hingga 97,71% dan fosfat 75,20%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriyani, N. (2017). Penurunan Kadar Surfaktan dan Sulfat dalam Limbah Laundry. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 2(1), 37–44. https://doi.org/10.33084/mitl.v2i1.132

Baena, L. M., Vásquez, F. A., & Calderón, J. A. (2021). Corrosion assessment of metals in bioethanol-gasoline blends using electrochemical impedance spectroscopy. Heliyon, 7(7), e07585. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07585

Bard, A. J., Faulkner, L. R., & White, H. S. (2022). Electrochemical methods: fundamentals and applications. John Wiley & Sons.

Emilia, I., & Mutiara, D. (2019). PARAMETER FISIKA, KIMIA DAN BAKTERIOLOGI AIR MINUM ALKALI TERIONISASI YANG DIPRODUKSI MESIN KANGEN WATER LeveLuk SD 501. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(1), 67. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v16i1.2845

IRSAN, A. (2020). PENGOLAHAN LIMBAH ELEKTROPLATING DENGAN METODE FILTRASI DAN ELEKTROKOAGULASI. POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA.

Jati, B. N., & Aviandharie, S. A. (2015). Kombinasi teknologi elektrokoagulasi dan fotokatalisis dalam mereduksi limbah berbahaya dan beracun Cr (VI). Jurnal Kimia Dan Kemasan, 37(2), 133–140.

Nurcahyadi, G. (2023, October 9). ASLI Gelar Edukasi Soal Ekosistem Laundry lewat Expo Laundry International 2023. Mediaindonesia.Com.

Nurhayati, N. (2013). Pencemaran Lingkungan . Bandung: Yrama Widya.

Putra, A. ; Y. Maria. G. C. (2016). Analisis Limbah Laundry Informal Dengan Tingkat Pencemaran Lingkungan di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Semarang. Jukung Jurnal Teknik Lingkungan , 2(1), 1–12.

Rengkugegana, M. E. ; F. A. U. (2023). Efektivitas Metode Elektrokoagulasi sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Laundry. EnviroUS, 3(2), 5–11.

Tian, W., Gao, Q., & Qian, W. (2017). Interlinked Porous Carbon Nanoflakes Derived from Hydrolyzate Residue during Cellulosic Bioethanol Production for Ultrahigh-Rate Supercapacitors in Nonaqueous Electrolytes. ACS Sustainable Chemistry & Engineering, 5(2), 1297–1305. https://doi.org/10.1021/acssuschemeng.6b01390

Downloads

Published

2024-05-22

How to Cite

Kusuma, R. M. K., & Mirwan, M. (2024). Penurunan MBAS (Methylene Blue Active Subtance) Dan Fosfat Dalam Limbah Laundry Dengan Elektrokoagulasi Bioetanol. Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 16(1). https://doi.org/10.33005/envirotek.v16i1.349